Lesu

Wedang Nendang!

0
Your rating: None

Lesu setelah lembur semalaman? Kelelahan menjadi commuter di metropolitan? Atau mual-mual akibat mengandung si jabang bayi? Berupa seduhan warna merah menyala dari brazilin yang berasal dari kayu secang, wedang ini bisa menjadi jawabannya.

Lesu setelah lembur semalaman?Kelelahan menjadi komuter di metropolitan?Atau mual-mual akibat mengandung si jabang bayi?Wedang ini bisa menjadi jawabannya. Resep ini diadaptasi dari wedang uwuh yang akan lazim Anda temui jika berkunjung ke Imogiri, suatu kecamatan di daerah Yogyakarta. Nama wedang uwuh (wedang sampah, dalam bahasa Jawa) berasal dari penampakannya yang sekilas agak mengerikan memang, karena komposisi minuman ini sebagian besar daun dan rimpang, sehingga terlihat seperti 'sampah'. Tapiii..jangan dulu mencelos, minuman ini dapat membantu mengembalikan stamina dan mengatasi rasa mual Anda. Minuman ini enak diminum baik saat udara panas, karena rasanya yang segar, maupun saat dingin hujan menyapa, karena hangatnya minyak atsiri dari jahe dan cengkeh. Jangan kaget menemukan seduhan Anda berwarna merah menyala, ini disebabkan oleh brazilin, pewarna alami dari kayu secang. Selain cantik mewarnai, secang dipercaya memiliki kemampuan melawan bakteri.Selamat mencoba!Bahan1 genggam serutan kayu secang3 lembar daun pala3 lembar daun cengkeh1 batang kayu manis, geprak1 ruas jahe segar (kurang lebih 4 cm), geprak2 gelas airGula batu sesuai seleraPanaskan air dalam panci, lalu masukkan rempah-rempah, tunggu hingga mendidih, angkat.Tambahkan gula batu sesuai selera.Supaya penampilannya lebih cantik, saring terlebih dahulu sebelum wedang disajikan.

penulis: 
Syndicate content