Benarkah E-mail atau Pesan Berantai Ini?

06/07/2009 - 19:04
Mitos - Fakta
0
orang merekomendasikan

Pada saat perkembangan teknologi informasi seperti e-mail sudah sangat pesat, tidak semua pihak menggunakannya untuk kepentingan-kepentingan yang baik. Ada pihak-pihak yang menggunakannya untuk menyebarkan informasi yang salah, tujuannya bisa untuk menjatuhkan musuh/kompetitornya dalam dunia bisnis. Seperti apa ciri e-mail hoax?

“Jangan gunakan lensa kontak saat anda atau saudara anda hadir di pesta BBQ atau sejenisnya yang berhubungan dengan api. Sebuah kisah nyata mengenai efek lensa kontak. Ini terjadi pada seorang pemuda berusia 21 tahun, dia pakai lensa kontak selama pesta BBQ. Ketika dia sedang memanggang daging, dia memandangi terus bara api itu. Setelah beberapa detik kemudian, dia mulai berteriak minta tolong dan meloncat-loncat. Orang-orang disekitar tidak tahu kenapa. Saat tiba di rumah sakit, dokter bilang kalau pemuda itu buta permanen akibat lensa kontak yang dipakai. Lensa kontak terbuat dari plastik dan hawa panas dari bara api telah melelehkan lensa kontak tersebut.So, beri tahu semua teman Anda.JANGAN PAKAI LENSA KONTAK SAAT  BERHADAPAN DENGAN HAWA PANAS ATAU API.Ini peringatan buat yang menggunakan lensa kontak/soft lens.” Masih ingatkah Anda dengan email atau pesan berantai seperti di atas?Seperti yang ditulis Swestika dalam artikel Lensa Kontak Meleleh? kita jadi tahu bahwa e-mail itu adalah bohong. Pada saat seperti ini, dimana perkembangan teknologi informasi seperti e-mail sudah sangat pesat, tidak semua pihak menggunakannya untuk kepentingan-kepentingan yang baik. Ada pihak-pihak yang menggunakannya untuk menyebarkan informasi yang salah, tujuannya bisa untuk menjatuhkan musuh/kompetitornya dalam dunia bisnis. Bila saja orang percaya pada email tersebut dan semua orang menghindari penggunaan lensa kontak, bisa kita bayangkan akan terjadi kebangkrutan perusahaan lensa kontak. E-mail yang berisi berita bohong, dikenal sebagai hoax.Ciri-ciri e-mail ini adalah menulis berita bohong yang seolah-olah dilandasi oleh dasar ilmiah sangat kuat dan biasanya menyangkut produk yang terkenal, dan selanjutnya diembel-embeli ajakan untuk ikut peduli terhadap orang lain dengan cara meneruskan e-mail tersebut. Untuk memperkuat “fakta”, maka biasanya penulis atau sumber ditulis sebagai instansi yang dipercaya misalnya, “menurut berita dari CNN” atau diatasnamakan seseorang sebagai direktur suatu perusahaan dan cara-cara lain. Sebagai masyarakat, tentunya kita jangan mudah percaya dengan berita semacam ini, karena alih-alih membantu teman/keluarga dengan informasi berguna malah memberikan berita yang menyesakan. Namun, tidak mudah membedakan informasi bohong dan informasi yang benar. Oleh karena itu, untuk membantu Anda mendapatkan klarifikasi dari informasi-informasi kesehatan yang beredar di masyarakat, kami di Serambisehat.com hadir dengan rubrik Mitos-Fakta.

Share/Save

Info Penulis

Sedang asyik menapaki karier dalam pengembangan bisnis industri farmasi dan bercita-cita menyukseskan program kloning untuk mempertahankan eksistensi para panda di dunia.

Komentar terbaru

nambahin...

mungkin ga boleh pake lensa kontak d lab organik karena uap dari pelarut organik d sana bisa melarutkan bahan lensa kontak....
CMIIW..

ternyata sy dibohongi

ternyataaaaaa sy dibohongi selama ini......................
kalo makan shabu2 ato yakiniku berarti gpp donk yah pake softlens hohohohoo

Jadi yang bener tentang

Jadi yang bener tentang kontak lens itu gimana. wah,wah, klo gw baca serambisehat.com ampe sekarang gw masih percaya ama hal itu. tapi kenapa kalo di lab kimia organik kita ga boleh pake kontak lens? apakah orang-orang di lab itu juga adalah korban hoax di atas?

Menarik tapi...

wah artikel yang menarik mba listya tapi... ada yang kelupaan nih di artikelnya, saya rasa mengenai hoax ini the big question is "How do you know its a hoax ?" kira2 bisa sharing dikit ga tentang dimana mengkonfirmasikannya